Jakarta — Sekretariat Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) selaku Sekretariat Pembinaan Wilayah (Set Binwil), Kementerian Kesehatan RI, menyelenggarakan rapat evaluasi pelaksanaan Binwil untuk periode Triwulan II Tahun 2026 pada Kamis, 30 Juli 2026 secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Rapat ini merupakan forum
monitoring dan evaluasi (Monev) rutin yang bertujuan untuk menilai sejauh mana pelaksanaan
kegiatan Binwil di masing-masing wilayah binaan telah berjalan sesuai rencana
yang disusun pada evaluasi Triwulan I, sekaligus menjadi ajang berbagi praktik
baik dan mengidentifikasi kendala di lapangan agar dapat segera
ditindaklanjuti.
Pertemuan dipandu oleh Nariyah Handayani
dari Set Binwil, dengan sesi lanjutan dipandu oleh Iram Barida. Forum ini
diikuti oleh perwakilan Koordinator Wilayah (Korwil), narahubung Korwil, dan Set
Binwil. Dalam pemaparannya, setiap Korwil menyampaikan capaian kegiatan Binwil
selama periode April–Juli 2026, mulai dari pendampingan pelaksanaan program Cek
Kesehatan Gratis (CKG), fasilitasi audiensi kepala daerah dengan Menteri dan
Wakil Menteri Kesehatan, hingga penyelesaian berbagai kendala di daerah seperti
keterbatasan tenaga kesehatan, bahan medis habis pakai (BMHP),
sarana-prasarana, dan sistem informasi kesehatan.
Salah satu contoh praktik baik
yang diangkat dalam pertemuan adalah pendampingan intensif di Provinsi Papua
Tengah, yang menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan jaringan
komunikasi namun tetap menunjukkan progres dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan
dasar. Selain itu, forum juga membahas rencana pembaruan konsep Binwil ke depan
serta penguatan sistem pelaporan digital agar seluruh Korwil dapat melaporkan
kegiatannya secara lebih tertib dan berkelanjutan.
Kegiatan monev ini akan terus dilaksanakan per triwulannya, untuk
memastikan capaian indikator kesehatan prioritas di seluruh daerah dapat terus
dipantau dan ditingkatkan, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah pusat
dan pemerintah daerah dalam mewujudkan transformasi kesehatan nasional.